Close the Feedback Loop
Mengubah review comment berulang menjadi perubahan harness yang mencegah kegagalan berikutnya.
Failure pattern
Reviewer terus menulis komentar yang sama: migration tidak punya rollback, test hanya happy path, scope melebar. Jika komentar itu hanya hidup di PR, agent berikutnya akan mengulang.
Incident: Migration yang selalu kurang aman
Beberapa kali agent menambah column dan backfill tanpa lock-risk note. Reviewer selalu meminta rollback plan. Tim lelah, tetapi harness tidak berubah.
Masalahnya bukan satu patch. Masalahnya feedback tidak masuk ke system.
Harness principle
Close the feedback loop berarti setiap failure diatribusikan ke layer harness, lalu diubah menjadi rule, template, tool wrapper, eval case, atau review gate.
Operating practice
Attribution table:
| Review comment | Layer | Harness change |
|---|---|---|
| no rollback | work surface | rollback note wajib |
| lock risk missing | interface | migration planner output |
| only happy path | verification | negative-path test template |
| unrelated cleanup | active work | queued/rejected state table |
Setelah change, rerun case serupa. Kalau masih gagal, attribution belum tepat.
Coding-agent example
Harnessed repo menambahkan migration prompt:
For data migration tasks, output must include:
- dry-run plan
- affected table
- lock risk
- rollback note
- verification command
Review comment menjadi rule yang bisa dipakai ulang.
Common mistakes
Kesalahan pertama adalah menambah instruksi panjang tanpa menguji. Kesalahan kedua adalah memperbaiki semua layer sekaligus sehingga tidak tahu perubahan mana yang membantu.
Practical exercise
Ambil tiga review comment terakhir untuk agent PR. Untuk masing-masing, tulis layer harness dan satu perubahan kecil yang bisa diuji.
Key takeaways
- Feedback harus menjadi perubahan sistem.
- Attribution mencegah perbaikan asal.
- Rerun comparable case membuktikan harness membaik.